Rasa ini semakin saja mudah terharu
Saat kendaraan manusia ini membelah mega, tergetar kalbu hingga kedasar
kala lantunan terdalam la ilaha illallahu muhammadur rosululloh...
Awan gemawan terlukis indah, lukisan sang Pencipta
Tergerak cepat jari ini merobek kertas segera saja mencoret agar rasa tak segera hilang
dan ada selalu dalam ingatan.
seketika mata perih dan berkaca-kaca tanpa sengguk
Memuja keindahan dan kuasa ada dalam-Nya
Membelah mega dengan tampak berbagai rupa
menyadari keindahan itu dapar saja memuai menjadi malapaetaka
jika Dia menentukannya.
Subhanallah walhamdulillah walailahaillallah wallahu akbar
GA 413
Denpasar - Jakarta
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Mei 2013
Sabtu, 20 April 2013
Mengenang Wafatnya yang terkasih Syarifah Nur Asia binti Faisal bin Muchsin bin Sahil
Masih ada rasa canda dan tawanya...
Rasa sakit yang kau simpan terdendang dalam seloroh tanpa pedih
Mungkin airmata mu berurai kala sujud...
Dendang perih mu ada di dongeng rambut baru yang baru di belinya kala obral...diceritakannya dalam tawa kelucuan.
Kepedihan sakitnya telah dibebaskan pada waktunya, hingga kau tak rasakan pedih mu sendiri.
Empatpuluh hari sudah kau berpulang, bunga warna-warni telah mengering dan wangi pandannya semerbak.
Ya Allah yang Maha Pengasih lapangkanlah kuburnya dan ampunilah segala kekhilafannya.
Rasa sakit yang kau simpan terdendang dalam seloroh tanpa pedih
Mungkin airmata mu berurai kala sujud...
Dendang perih mu ada di dongeng rambut baru yang baru di belinya kala obral...diceritakannya dalam tawa kelucuan.
Kepedihan sakitnya telah dibebaskan pada waktunya, hingga kau tak rasakan pedih mu sendiri.
Empatpuluh hari sudah kau berpulang, bunga warna-warni telah mengering dan wangi pandannya semerbak.
Ya Allah yang Maha Pengasih lapangkanlah kuburnya dan ampunilah segala kekhilafannya.
Location:
Tangerang, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)